BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kotawaringin Barat (Disnaker Kobar), kembali menjalin kolaborasi strategis dengan Lembaga Pelatihan dan Pendidikan (LPP) Enter, serta PT Mariku AIC Indonesia (Karier Jepang), dalam pelaksanaan seleksi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) untuk Program Kawakami Shinshuu Cycle.
Program ini difokuskan pada sektor pertanian dan restoran, dan dirancang untuk membuka peluang karier bagi pemuda-pemudi, khususnya putra-putri asal Kotawaringin Barat yang ingin bekerja di Jepang secara legal dan profesional.
Seleksi dilaksanakan pada 18 Juli 2025 di Palangka Raya dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Peserta menjalani tahapan seleksi yang ketat, meliputi tes wawancara, penilaian dasar kemampuan bahasa Jepang, serta uji kesiapan kerja di bidang pertanian dan kuliner.
Plt. Kepala Disnaker Kobar Yudhi Hudaya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dan menyebut program ini sebagai peluang emas bagi generasi muda daerah.
“Kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya Program Kawakami Shinshuu Cycle. Ini adalah bukti konkret bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan mitra internasional dapat membuka jalan karier yang legal, terarah, dan bermartabat bagi anak-anak muda kita,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berharap para peserta yang lolos dapat menjadi duta kerja yang membanggakan dan menginspirasi generasi berikutnya.
“Harapan kami, mereka yang berangkat nanti dapat membawa nama baik daerah dan menjadi agen perubahan yang mampu menunjukkan kualitas tenaga kerja Indonesia, khususnya dari Kobar,” tambahnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal. Selain itu, langkah ini juga ditujukan untuk menekan angka pengangguran di wilayah setempat.
Dalam ekosistem program ini, LPP Enter berperan sebagai mitra pelatihan yang membekali peserta dengan keterampilan teknis dan pemahaman budaya kerja Jepang, sementara PT Mariku AIC Indonesia bertindak sebagai penghubung resmi dengan pihak pemberi kerja di Jepang.
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Kotawaringin Barat yang dapat mengakses kesempatan kerja luar negeri secara aman, legal, dan profesional, menjadikan mereka bukan hanya pencari kerja, tetapi juga agen perubahan dan duta daerah di kancah internasional. (DANANG/j)
Seleksi CPMI Program Kawakami Shinshuu Cycle Digelar, Disnaker Kobar Dorong Anak Muda Raih Karier ke Jepang
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
Komentar (0)
Memuat komentar…







