BORNEONEWS, Palangka Raya — Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, menekankan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas, khususnya bagi anak-anak penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di sekolah.
Menurutnya, fasilitas pendidikan yang inklusif merupakan hak setiap anak dan bagian dari upaya mewujudkan kesetaraan dalam dunia pendidikan.
"Anak-anak penyandang disabilitas harus mendapatkan hak pendidikan yang sama. Untuk itu, sekolah-sekolah perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai seperti aksesibilitas fisik, alat bantu belajar, serta tenaga pendidik yang memahami kebutuhan mereka," ujar Hasan, Jumat, 19 Juli 2025.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian khusus dalam perencanaan pembangunan sekolah agar lebih inklusif dan tidak diskriminatif. Hal ini sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
"Fasilitas seperti jalur landai, toilet khusus, dan ruang kelas yang nyaman adalah kebutuhan dasar yang seharusnya sudah tersedia di semua sekolah. Selain itu, pelatihan bagi guru untuk menangani siswa disabilitas juga sangat penting," tambahnya.
Hasan berharap upaya ini dapat menjadi prioritas dalam rencana pembangunan pendidikan ke depan, agar anak-anak penyandang disabilitas di Palangka Raya bisa belajar dengan aman, nyaman, dan mandiri seperti anak-anak lainnya. (MARINI/y)









