BORNEONEWS, Palangka Raya - Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palangka Raya, Erlan Audri, menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara legislatif dan eksekutif merupakan elemen penting dalam mewujudkan visi Palangka Raya sebagai kota yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
"Perencanaan pembangunan tidak akan berhasil tanpa sinergi yang kuat antara DPRD sebagai pengawas anggaran dan pemerintah kota sebagai pelaksana. Kolaborasi inilah yang akan menentukan arah dan kualitas pembangunan," ujar Erlan Audri, Sabtu 19 Juli 2025.
Palangka Raya memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kota yang adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi isu perubahan iklim, pertumbuhan ekonomi hijau, dan kebutuhan pelayanan publik berbasis digital.
Ia menekankan bahwa pembangunan berkelanjutan bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut tata kelola pemerintahan, pemanfaatan sumber daya alam yang bijak, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Fokus pembangunan ke depan harus memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan sosial. Di sinilah pentingnya harmonisasi antara fungsi penganggaran dan pengawasan DPRD dengan program strategis pemerintah daerah,” tegas Erlan.
Badan Anggaran DPRD terus mendorong penyusunan anggaran yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada hasil, guna memastikan setiap rupiah dari APBD berdampak nyata bagi kemajuan Kota Palangka Raya. (MARINI/R)









