JEPARA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan bahwa kehadiran dan keaktifan anggota dewan dalam menjalankan tugas merupakan faktor krusial dalam menjawab berbagai permasalahan dan kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut peran wakil rakyat tidak hanya sebatas pembuat kebijakan, tetapi juga sebagai penyambung aspirasi yang harus hadir langsung di tengah masyarakat.

“Anggota DPRD harus aktif, bukan hanya dalam rapat-rapat formal, tetapi juga turun ke lapangan, mendengar keluhan masyarakat secara langsung. Dari situlah solusi yang tepat bisa dirumuskan,” ujar Nenie, Sabtu 19 Juli 2025.

Menurutnya tantangan pembangunan di Palangka Raya cukup kompleks dan membutuhkan perhatian serta tanggapan cepat dari para anggota legislatif. 

Baik itu soal infrastruktur, pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun persoalan sosial lainnya, semua perlu ditangani melalui pendekatan yang responsif dan kolaboratif.

“Dengan kehadiran aktif anggota DPRD, maka pengawasan terhadap program pemerintah juga bisa berjalan maksimal. Ini penting agar pelaksanaan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.

Nenie juga menekankan pentingnya keterbukaan dan komunikasi yang baik antara anggota DPRD dan konstituen, agar setiap aspirasi yang disampaikan tidak hanya dicatat, tetapi benar-benar diperjuangkan dalam forum-forum resmi legislatif.

Ia berharap seluruh anggota DPRD Palangka Raya terus menjaga semangat pengabdian dan konsistensi dalam bekerja demi kemajuan kota dan kesejahteraan warganya. (MARINI/R)