PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD  Palangka Raya, Mukarramah menekankan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan memahami teks, tetapi harus berkembang menjadi keterampilan reflektif dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya pemahaman literasi yang komprehensif sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia yang adaptif dan solutif.

“Literasi tidak berhenti pada pemahaman teks semata, tetapi berkembang menjadi kemampuan reflektif dan kreatif dalam berpikir dan bertindak,” ujar Mukarramah, Sabtu 19 Juli 2025.

Ia menyampaikan bahwa di era digital dan informasi saat ini, masyarakat harus dibekali dengan kemampuan literasi yang lebih luas, termasuk literasi digital, literasi media, dan literasi budaya.

 Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya mampu menyerap informasi, tetapi juga dapat menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan hal-hal baru yang bermanfaat.

Mukarramah juga menyoroti pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam membentuk budaya literasi yang kuat. 

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan ruang belajar yang mendorong daya pikir kritis dan ekspresi kreatif generasi muda.

“Literasi yang kuat akan melahirkan individu yang mampu mengambil keputusan secara bijak, berkontribusi aktif dalam masyarakat, dan siap menghadapi perubahan global,” katanya. (MARINI/R)