PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M. Norkim, menekankan pentingnya optimalisasi peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari tingkat kota, kelurahan, hingga RT. 

Ia menyebut bahwa keberadaan TKPK sangat strategis dalam memastikan program-program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Peran TKPK harus diaktifkan secara optimal, bukan hanya di tingkat kota, tetapi juga sampai ke kelurahan dan RT. Mereka yang paling memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayahnya masing-masing,” ujar Arif, Sabtu 19 Juli 2025.

Menurutnya berbagai program pemerintah seperti bantuan sosial, padat karya, hingga pemberdayaan UMKM harus disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat di tiap lingkungan. 

Hal ini penting agar program tidak bersifat seragam dan justru tidak menjawab persoalan riil di lapangan.

“Jangan sampai bantuan yang diberikan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat yang sebenarnya. Oleh karena itu, perlu pemetaan yang akurat dan partisipasi aktif dari TKPK di semua tingkatan,” tegasnya.

Arif juga mengusulkan agar TKPK diberikan pelatihan dan dukungan teknis agar mampu menjalankan fungsi koordinasi, monitoring, dan evaluasi program dengan baik. 

Ia menilai keberhasilan penanggulangan kemiskinan sangat bergantung pada ketepatan data dan ketepatan sasaran program.

Dia mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memperkuat sinergi antara TKPK dengan perangkat daerah, lembaga sosial, serta masyarakat, guna mempercepat penurunan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

“Kemiskinan tidak bisa ditangani secara parsial. Dibutuhkan kerja bersama, keterpaduan data, dan penyesuaian program agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Arif. (MARINI/R)