BORNEONEWS, Sampit – Tim sepak bola RSDM FC A berhasil keluar sebagai juara HNR Cup I Tahun 2025 setelah mengalahkan La Mania FC dalam pertandingan dramatis yang harus ditentukan lewat adu penalti.
Laga berlangsung di lapangan sepak bola Stadion 29 Nopember Sampit, Sabtu, 19 Juli 2025, dan disaksikan langsung oleh ratusan penonton.
Dalam pertandingan tersebut, RSDM FC A yang mengenakan kostum hijau-putih diperkuat oleh pemain-pemain dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sampit. Sementara La Mania FC tampil dengan kostum biru langit, diperkuat oleh pemain lokal dari Sampit serta sejumlah pemain dari Jawa
Sejak babak pertama, RSDM FC A tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 75 persen. Tim dari RSUD dr Murjani Sampit itu tampil agresif dan terus menekan pertahanan La Mania FC. Namun, hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, skor tetap imbang 0-0.
Di babak kedua, dominasi RSDM FC A berlanjut. Meski demikian, mendekati akhir laga, La Mania FC mulai bangkit dan menyeimbangkan permainan. Kedua tim saling jual beli serangan, namun solidnya lini pertahanan membuat laga berakhir tanpa gol hingga waktu normal usai.
Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Dua penendang pertama dari La Mania FC gagal mengeksekusi gol, sementara dua penendang selanjutnya sukses mencetak gol. Sayangnya, itu tak cukup mengejar ketertinggalan dari RSDM FC A, yang berhasil menyarangkan empat tendangan penalti secara beruntun.
Skor akhir 4-2 untuk kemenangan RSDM FC A, sekaligus memastikan mereka membawa pulang gelar juara HNR Cup I.
Manajer RSDM FC A, Setia Rahmadi, mengaku bangga atas hasil yang dicapai timnya. “Terima kasih kepada semua tim dan pendukung. Tahun ini rezekinya RSDM FC A bisa menjadi juara HNR Cup I. Pertandingannya sangat menegangkan,” ujarnya.
Setia menambahkan, menurutnya pertandingan berjalan imbang. La Mania FC cukup merepotkan dengan pertahanan ketat di belakang membuat RSDM A FC berulang kali gagal menjebol pertahanan.
Strategi tim di lapangan disesuaikan dengan kondisi pertandingan. Beberapa pemain RSDM FC A merupakan gabungan dari pemain RSUD dr Murjani Sampit dan pemain yang dipinjam dari Banjarmasin, mengingat turnamen ini bersifat open tournament.
“Kami tetap akan rutin berlatih seminggu sekali. Apapun momen ke depan, tim ini akan tetap dijaga soliditasnya,” katanya.
Setia juga mengapresiasi panitia pelaksana dan Pemerintah Kabupaten Kotim, khususnya Bupati Halikinnor, yang telah memfasilitasi turnamen ini.
“Ini momen awal untuk kembali membangkitkan gairah olahraga di Kotim. Semoga ke depan olahraga kita semakin terkelola dengan baik di bumi Habaring Hurung,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









