BORNEONEWS, Palangka Raya - Palangka Raya Fair 2025 kembali digelar secara meriah sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kota Palangka Raya dan 60 tahun Pemerintah Kota Palangka Raya.
Ajang tahunan ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan potensi daerah, khususnya produk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Sekretaris Komisi II DPRD Palangka Raya, Sumadi, menilai Palangka Raya Fair bukan sekadar perayaan, tetapi juga wadah strategis untuk membangkitkan sektor ekonomi kerakyatan.
“Palangka Raya Fair dipandang sebagai sarana untuk menumbuhkan kemandirian pelaku usaha kecil. Melalui event ini, mereka bisa mempromosikan produk secara langsung ke masyarakat luas,” kata Sumadi, Sabtu 19 Juli 2025.
Ia menegaskan perputaran uang dalam kegiatan ini harus meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, indikator keberhasilan Palangka Raya Fair tidak hanya diukur dari keramaian pengunjung, tetapi juga dari nilai transaksi ekonomi yang tercipta.
“Kita dorong agar perputaran uang di Palangka Raya Fair tahun ini jauh lebih besar dari sebelumnya. Ini penting agar dampak ekonominya benar-benar dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM,” tegasnya.
Sumadi berharap event ini terus ditingkatkan kualitasnya, baik dari sisi manajemen penyelenggaraan, promosi, hingga pelibatan pelaku usaha muda dan komunitas lokal secara lebih luas. (MARINI/R)









