SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Grup Karungut asuhan Kornadi berhasil mencuri perhatian lautan penonton yang memadati Stadion 29 Nopember Sampit, saat tampil jelang laga final HNR Cup I 2025, Sabtu, 19 Juli 2025. 

Penampilan seni budaya khas Kalimantan Tengah ini memberikan warna berbeda di tengah atmosfer panas pertandingan final antara RSDM FC A melawan LA Mania FC.

Grup karungut tersebut tampil menjelang kick-off laga puncak dan menjadi magnet hiburan budaya yang menyedot perhatian penonton, bahkan hingga ke luar tribun karena banyaknya warga yang hadir.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran karungut dalam turnamen ini. Tidak hanya nonton bola, tapi kita juga diajak untuk mengingat dan mencintai budaya kita sendiri,” ujar Rusdi, salah satu penonton asal Baamang.

Menurut Rusdi, kehadiran musik karungut di ajang olahraga seperti ini adalah langkah tepat untuk melestarikan budaya daerah, khususnya kepada generasi muda yang menjadi mayoritas penonton HNR Cup.

“Jangan sampai karena modernisasi dan digitalisasi, musik karungut jadi terpinggirkan. Kalau dibiarkan, bisa-bisa generasi muda tidak tahu sama sekali tentang musik tradisional kita,” imbuhnya.

Senada dengan Rusdi, Witono, penonton lainnya, juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya minat generasi muda terhadap seni tradisional, termasuk musik karungut.

“Anak-anak zaman sekarang lebih tahu musik K-pop atau EDM. Musik seperti karungut ini pelan-pelan dilupakan. Kalau terus begini, bukan tidak mungkin musik karungut akan punah. Sehingga sangat bagus jika disela event yang lekat dengan anak muda seperti ini disisipi kesenian lokal,” ucap Witono. (DEWI PATMALASARI/j)