KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Banyak pedagang makanan di Kuala Kapuas yang memanfaatkan minimnya biaya operasional untuk merintis usaha kuliner secara online. Tanpa perlu menyewa lapak atau kios, biaya dan modal dapat ditekan seminimal mungkin.

Berdasarkan pantauan Borneonews di grup jual beli WhatsApp, Facebook, dan Marketplace, setidaknya ada 30 pedagang kuliner online yang aktif di Kuala Kapuas. Jika ditambah dengan penjual dadakan dan variasi makanan yang beragam, jumlahnya bisa berkali lipat.

Salah satu contohnya adalah Hasanah (42), warga Jalan Pierre Tandean, Kuala Kapuas. Ia telah berprofesi menjual makanan secara online selama tiga tahun terakhir. Dengan cerdik memanfaatkan layanan marketplace, grup jual beli Facebook, dan WhatsApp, Hasanah mampu menjangkau pasar secara efektif.

"Awalnya mau berjualan, tapi posisi rumah saya di dalam gang. Pembelinya itu-itu saja. Kalau sewa lapak atau kios, biaya sewanya justru tidak menutup modal dan malah rugi," ujarnya kepada Borneonews, Minggu, 20 Juli 2025.

Mengatasi hal tersebut, Hasanah mulai memanfaatkan media sosial untuk menjaring pelanggan baru. Ia mengunggah foto menu beserta keterangan ke grup jual beli Facebook dan platform lainnya.

"Untuk meraih perhatian pelanggan, saya menawarkan pengantaran gratis untuk pembelian di atas Rp. 20.000 di area dalam Kota Kuala Kapuas," jelasnya.

Dengan cara ini, sedikit demi sedikit pelanggan baru mulai berdatangan. Hasanah kemudian menggunakan sepeda listrik untuk mengantarkan pesanan, sehingga biaya transportasi dan tenaga dapat dihemat.

"Saya membuat jadwal pengantaran, yaitu saat jam makan siang dan sore untuk pengantaran makan malam," tambahnya.

Langkah ini terbukti efektif. Hasanah dapat menyesuaikan modal dengan jumlah pesanan yang masuk. Jika terjadi kelebihan, makanan tersebut digunakan untuk keluarga, sehingga tidak merugi.

Dengan menu masakan khas Suku Banjar dan peningkatan kualitas rasa, usaha Hasanah mampu memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.

Apa yang dilakukan Hasanah kini mulai diikuti oleh pedagang makanan lainnya di Kuala Kapuas. (SABRIANOOR/j)