PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Cakrawala Band membuktikan bahwa musik rock bisa menyatu dengan kekayaan budaya lokal. Dalam perhelatan Musisi Rock Party Kalimantan di Palangka Raya Fair 2025, mereka sukses menyuguhkan pertunjukan yang memukau sekaligus menyentuh hati.

Lagu Alamku yang mereka bawakan bukan sekadar hiburan, tetapi sarat akan pesan spiritual dan ekologi. Lewat lagu ciptaan mereka sendiri berjudul Alamku, Cakrawala Band yang beranggotakan Upi (gitaris), Dodoy (bas), Hairul (drum), Asran (keyboard), Ary Krisnada (kecapi & suling), dan Robby (vocal) ingin menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga dan mensyukuri kekayaan alam.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada lingkungan, sembari bersyukur atas keindahan alam yang Tuhan titipkan kepada Kalimantan,“ kata Asran sang Keyboardist kepada Borneonews pada Minggu, 20 Juli 2025.

Penampilan mereka terasa berbeda berkat kehadiran instrumen khas seperti kecapi dan suling, dimainkan oleh Ary Krisnada. Kolaborasi ini membawa nuansa Dayak yang kuat ke dalam musik mereka, menciptakan harmoni yang menyatu antara modernitas dan tradisi.

Tak hanya lagu tentang alam, mereka juga menyentuh sisi romantis dengan lagu Rinduku Adinda, menghadirkan kenangan manis generasi 90-an dengan aransemen baru yang lebih berwarna.

Cakrawala Band, yang dibentuk tahun 1993, memiliki sejarah panjang dalam dunia musik Kalimantan. Meski tak lagi aktif sepenuhnya, mereka tetap menyempatkan diri berkumpul dan tampil di event-event penting sebagai bentuk kecintaan terhadap musik dan komunitasnya.

“Kami ingin tetap hadir, bukan hanya sebagai penghibur, tapi pembawa nilai budaya dan moral. Musik bisa jadi jembatan yang menghubungkan generasi,” kata Upi sang gitaris. (TESTI PRISCILLA/J)