BORNEONEWS, Palangka Raya — Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Deby Setiawan, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi setiap siswa dan guru.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal belajar, tetapi juga tentang membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara utuh.
“Sekolah tidak sekadar tempat belajar, tapi harus jadi ruang aman untuk tumbuh dan berkembang,” kata Deby, Minggu 20 Juli 2025.
Ia mengingatkan bahwa tidak akan ada pertumbuhan di bawah tekanan, ketakutan, apalagi kekerasan.
Oleh karena itu, menurutnya, membangun lingkungan pendidikan yang ramah dan mendukung adalah bagian dari misi besar dunia pendidikan ke depan.
“Tidak ada pertumbuhan di bawah tekanan, ketakutan, apalagi kekerasan. Maka kegiatan ini adalah bagian dari misi besar kita untuk membuat wajah pendidikan semakin ramah dan aman terhadap siswa dan guru,” tegasnya.
Deby secara khusus menyoroti persoalan kekerasan dan intoleransi yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah. Ia menyebut hal tersebut bukan sekadar pelanggaran disiplin individu, melainkan bentuk dari kegagalan sistemik yang harus segera dibenahi.
“Kekerasan dan intoleransi di sekolah bukan hanya pelanggaran disiplin, tetapi kegagalan sistemik. Ini tanggung jawab kita semua untuk memperbaiki,” ucap Deby.
Deby mendorong agar seluruh pemangku kepentingan pemerintah, pendidik, hingga orang tua bekerja sama membangun budaya sekolah yang sehat, inklusif, dan mendorong partisipasi aktif siswa tanpa rasa takut. (MARINI/j)









