PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran program beasiswa pendidikan. 

Ia menekankan bahwa beasiswa harus benar-benar diberikan kepada siswa dari keluarga tidak mampu yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

“Penerima beasiswa harus tepat sasaran, bukan orang yang mampu,” ujar Rana, Minggu, 20 Juli 2025.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah perlu memperketat verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan agar tidak terjadi penyimpangan, baik karena kelalaian administrasi maupun karena adanya kepentingan tertentu.

“Jangan sampai program yang tujuannya mulia ini justru salah sasaran. Kasihan anak-anak dari keluarga tidak mampu yang benar-benar butuh bantuan tapi malah tidak dapat,” lanjutnya.

Menurut Rana, Komisi III DPRD Palangka Raya akan terus mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan pendidikan, termasuk beasiswa dan bantuan perlengkapan sekolah. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi dan melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian di lapangan.

“Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama agar keadilan dalam pendidikan benar-benar terwujud. Jangan sampai pendidikan yang seharusnya memutus rantai kemiskinan, justru terhambat karena salah sasaran dalam bantuan,” tegas Rana. (MARINI/j)