BORNEONEWS, Palangka Raya - Dukungan terhadap program edukasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari PT Sawit Mandiri Lestari (SML) terus mengalir, termasuk dari orang tua siswa TK/PAUD Borneo Putra Mandiri. Ayu Ningsih, salah satu wali murid, menyatakan bahwa kegiatan yang digagas Tim Tanggap Darurat (TGD) PT SML sangat bermanfaat bagi perkembangan karakter dan kesiapsiagaan anak-anak terhadap bencana.
"Program ini sangat bagus, edukasi sejak dini kepada anak-anak tentang kebakaran, diharapkan bila terjadi kebakaran anak-anak tidak panik. Kegiatan ini perlu didukung semua pihak tentunya," ujarnya dalam rilis yang diterima Borneonews pada Minggu, 20 Juli 2025.
Menurutnya, pengalaman langsung yang diberikan kepada anak-anak mampu memberikan pemahaman lebih mendalam ketimbang sekadar teori di ruang kelas.
Program edukatif ini diyakini mampu menanamkan kesadaran serta pengetahuan dasar tentang keselamatan dan tanggap darurat kepada anak-anak. Dengan begitu, mereka tidak hanya lebih siap menghadapi risiko kebakaran di masa depan, tetapi juga dapat menyebarkan pemahaman tersebut ke lingkungan keluarga masing-masing.
Manager Sustainability PT SML, Joko Triyanto, mengapresiasi partisipasi aktif para orang tua dalam mendukung program edukasi yang dijalankan perusahaan.
“Kami percaya, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan dunia industri seperti ini akan membentuk generasi muda yang peduli, cakap, dan berani mengambil peran dalam menjaga lingkungan,” terangnya.
Joko juga menegaskan bahwa program ini bukan sekadar respons sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun budaya siaga bencana dan pelestarian lingkungan. PT SML terus berkomitmen menjalankan agenda edukatif secara berkala di wilayah operasionalnya, sebagai bagian dari pilar keberlanjutan perusahaan.
Melalui pendekatan inklusif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, PT SML berharap nilai-nilai tanggung jawab lingkungan dapat tumbuh dari akar rumput. Pendidikan dini seperti ini bukan hanya membentuk kesadaran individual, tetapi juga memperkuat karakter kolektif masyarakat yang siap menghadapi tantangan lingkungan secara bijak dan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/H)









