BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Erlan Audri, mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis ikan sebagai salah satu solusi strategis dalam menciptakan kemandirian pangan daerah.
Ia menekankan pentingnya pengembangan sentra produksi perikanan yang mandiri dan berkelanjutan.
“Palangka Raya memiliki potensi perikanan yang besar. Untuk itu, perlu didorong penguatan ketahanan pangan berbasis ikan, serta pengembangan sentra produksi yang dikelola secara mandiri dan berorientasi keberlanjutan,” ujar Erlan, Minggu 20 Juli 2025.
Menurutnya, ikan merupakan sumber protein yang mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat. Selain itu, sektor perikanan juga dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Erlan menilai, pengembangan sentra produksi perikanan yang berkelanjutan tidak hanya fokus pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga harus memperhatikan aspek lingkungan dan teknologi budidaya yang ramah lingkungan.
Ia pun mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait agar memberikan dukungan teknis, pelatihan, dan bantuan sarana produksi bagi pelaku usaha perikanan lokal.
“Dengan dukungan yang tepat, masyarakat pelaku perikanan bisa lebih berdaya dan mampu menjaga ketahanan pangan secara mandiri. Ini juga sejalan dengan visi pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya. (MARINI/H)









