BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sering padamnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Lintas Trans Kalimantan, mulai dari Ray III (Jalan H. Amur) hingga Bundaran Belah Ray II menuai keluhan masyarakat. Dalam satu bulan terakhir, PJU sudah 3 kali padam.
"Sering PJU ini padam, jalan jadi gelap gulita kalau sudah padam, padahal penerangan ini sangat diharapkan warga pada malam hari," kata Bangun, warga Mentaren I Kecamatan Kahayan Hilir, Rabu (26/10/2016).
Dalam satu bulan terakhir, PJU ini kata dia sudah 3 kali padam. Setelah diperbaiki nyala dalam beberapa hari PJU tersebut padam lagi. "Karena saya melapor ke dinas terkait, nyala lagi, kemudian padam lagi selang 2 atau 3 hari. Buat apa dipasang kalau untuk dipadamkan, mubazir namanya," kata Bangun.
Sebagai salah seorang pemilik warung di sana, Bangun merasa tidak nyaman ketika PJU padam. "Kalau sudah malam, saat saya keluar, istri was-was di warung kalau lagi sendiri," ujarnya.
Persoalan padamnya PJU ini kata dia tidak hanya terjadi di seputaran jalan Lintas Tran Kalimantan Ray II hingga Ray III saja, tetapi padamnya PJU ini juga terjadi mulai dari Desa Mentaren II. Hanya saja lanjut Bangun, PJU dari Mentaren II hingga Ray II sekarang ini sudah berfungsi. Maka dari itu, dirinya berharap kepada dinas terkait dapat memperbaiki kondisi PJU yang sering padam tersebut.
"Keberadaannya sangat membantu kami sebagai masyarakat pada malam hari, terlebih bagi kami yang bermukim di sekitar jalan lintas," terangnya. (JAMES DONNY/N).








