BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang driver online di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.
Korban, Rico, mengalami luka cukup serius di kepala dan patah tulang pada bagian tangan akibat kejadian tersebut.
Peristiwa pengeroyokan tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan dua orang, diduga masih remaja, menghampiri korban dan melakukan pengeroyokan secara brutal.
Kejadian bermula pada Minggu dini hari di sekitar Jalan Yos Sudarso Induk, Palangka Raya. Rico baru saja menyelesaikan orderan dan dalam perjalanan menuju Bundaran Besar untuk menjemput penumpang lain.
"Saya kemudian dipepet oleh dua pengendara motor yang diduga dalam kondisi mabuk," ungkap Rico, Senin, 21 Juli 2025.
Kedua pengendara motor tersebut menyorot lampu depan mobil Rico berkali-kali. Setelah menyelip mobil korban, mereka kemudian berkata kasar. Rico yang merasa tak terima menegur kedua pengendara tersebut, yang kemudian berujung pada adu mulut dan pengeroyokan.
Akibat pengeroyokan tersebut, Rico mengalami luka robek di kepala dan mendapat jahitan. Ia juga mengalami patah tangan dan luka goresan di tangan, diduga akibat dihantam benda tumpul.
Meskipun terluka, Rico masih mampu mengemudikan mobilnya menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.
"Saya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Palangka Raya dan berharap polisi segera menangkap para pelaku," pungkasnya. (PATHUR/H)









