PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), M. Rusdi Gozali, menekankan pentingnya penyeimbangan struktur belanja daerah untuk menciptakan anggaran yang lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Rusdi mendorong peningkatan belanja modal secara bertahap dan pengurangan belanja operasional.

Rusdi Gozali menilai, peningkatan belanja modal merupakan langkah strategis untuk mendorong pembangunan yang nyata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap arah kebijakan belanja pemerintah daerah lebih berpihak pada investasi pembangunan fisik dan sosial.

"Belanja modal harus ditingkatkan agar pembangunan berdampak langsung," ungkap Rusdi Senin, 21 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa penurunan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) perlu menjadi fokus utama.

Rusdi Gozali berharap optimalisasi belanja modal akan menjadi pendorong signifikan dalam mencapai tujuan pembangunan jangka menengah daerah. Ia mengingatkan agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada serapan anggaran, tetapi juga pada kualitas dan output dari setiap belanja.

"Jika komposisi belanja tidak diperbaiki, pembangunan yang dirasakan masyarakat akan lambat," tegas Rusdi.

Ia mendorong perubahan pola belanja dari yang konsumtif menjadi produktif. Peningkatan belanja modal, menurut Rusdi, harus diarahkan pada sektor-sektor strategis seperti infrastruktur dasar, layanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah ini akan berdampak langsung dan membantu meningkatkan daya saing daerah.

"APBD harus menjadi instrumen efektif dalam menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/H)