BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, menyampaikan bahwa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya merupakan langkah strategis dalam meredam potensi konflik sosial di masyarakat.
Menurutnya, persoalan ekonomi yang tidak tertangani kerap menjadi akar dari berbagai gejolak sosial.
“Ketika masyarakat memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap, stabilitas sosial pun lebih mudah terjaga. Sebaliknya, pengangguran bisa memicu keresahan dan ketimpangan,” ujar Hasan, Senin, 21 Juli 2025.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota, pelaku usaha, dan dunia pendidikan dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, terutama bagi kaum muda, penyandang disabilitas, dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurut Hasan, sektor potensial seperti perdagangan, UMKM, jasa, dan ekonomi kreatif harus digarap serius untuk menampung angkatan kerja baru yang terus bertambah setiap tahun.
Ia juga mendorong pelatihan vokasional yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
"Kami mengingatkan bahwa pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa jaminan ketenangan sosial, dan salah satu kunci utamanya adalah penyerapan tenaga kerja secara merata dan berkelanjutan," ingatnya. (MARINI/R)









