SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Lapas Kelas III Sukamara menyelenggaran pelatihan budidaya tanaman hortikultura dan peternakan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian bagi Warga Binaan Bermasyarakat (WBP).

Kegiatan dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sukamara.

Kepala Lapas Kelas III Sukamara, Fajar Nurcahyono Assyifa mengatakan bahwa kegiatan pelatihan merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang rutin dilaksanakan oleh Lapas Sukamara.

“Ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” kata Fajar Nurcahyono Assyifa , Senin, 21 Juli 2025.

Fajar memberikan apresiasi atas dukungan penuh dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sukamara yang ikut dalam meningkatkan keterampilan warga binaan. Selain itu, ditegaskan bahwa  pelatihan ini menjadi sarana penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. 

“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga binaan dapat memiliki bekal keterampilan yang aplikatif, terutama dalam bidang pertanian dan peternakan, sehingga saat bebas nanti mereka bisa mandiri dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Kalapas.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjadi langkah awal bagi warga binaan untuk lebih siap menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana, serta mengurangi tingkat residivisme melalui peningkatan kemampuan kerja. (NORHASANAH/R)