BORNEONEWS, Pulang Pisau – Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Tandean Indra Bella, menilai program Koperasi Merah Putih yang diluncurkan untuk desa dan kelurahan merupakan program strategis nasional yang memiliki semangat besar dalam membangun perekonomian desa.
Namun, Tandean menegaskan pentingnya kesiapan di lapangan dalam pelaksanaan program tersebut, terutama terkait kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Kita harus melihat lagi bagaimana realisasinya di lapangan. Karena program besar seperti ini pasti menghadapi banyak tantangan, terutama soal SDM,” kata Tandean, Senin, 21 Juli 2025.
Ia mencontohkan pengalaman dari pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang kerap menghadapi sejumlah kendala, salah satunya lemahnya kapasitas dan komitmen pengelola.
“Kalau melihat dari pengalaman sebelumnya, kendala utama ada pada SDM. Mengelola koperasi atau lembaga keuangan seperti ini perlu orang-orang yang berkomitmen tinggi, berdedikasi, dan berintegritas, terutama dalam hal pengelolaan dana,” tegasnya.
Tandean berharap, pemerintah pusat dan daerah dapat menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pembelajaran untuk menyusun strategi pendampingan yang lebih tepat dalam penerapan program Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. (RETHA/j)









