KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Katingan ditutup dengan meriah di Lapangan Sport Center, Kereng Humbang, Kasongan, Senin malam, 21 Juli 2025. Ribuan warga tumpah ruah, memadati area lapangan, antusias menyaksikan malam penutupan hiburan rakyat yang menjadi puncak rangkaian acara.

Acara penutupan ini dihadiri Bupati Katingan, Saiful dan Wakil Bupati Firdaus, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah ikut memeriahkan rangkaian HUT Kabupaten. 

"Terima kasih atas partisipasi dan antusiasme seluruh masyarakat. Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga untuk membangun Katingan yang lebih maju," ujar Saiful, disambut tepuk tangan dari warga.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan hiburan musik, baik dari artis lokal Katingan maupun Palangkaraya, dan Sampit dengan grup orkes Jayatama.

Suasana makin meriah saat bintang tamu utama, artis KDI, Jelita tampil di atas panggung. Penyanyi ibukota jebolan ajang pencarian bakat tersebut berhasil menghipnotis penonton dengan lagu-lagu dangdut yang energik. 

Ribuan warga ikut bernyanyi dan bergoyang, menciptakan suasana malam yang penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Penutupan hiburan rakyat ini menandai berakhirnya serangkaian acara yang telah digelar sejak beberapa hari lalu dalam rangka peringatan HUT ke-23 Kabupaten Katingan, yakni Katingan Exspo, pasar malam dan Festival Penyang Hinje Simpei. Seluruh rangkaian acara, mulai dari kegiatan sosial hingga hiburan, berjalan dengan sukses dan lancar. 

Malam puncak ini menjadi penutup yang manis dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat Katingan.

"Kami dari Kereng Pangi sengaja datang ke Kasongan untuk melihat acara penutupan rangkaian ulang tahun Katingan, sekaligus menyaksikan artis KDI dan jalan-jalan di pasar malam," ujar Anto.

Doni, warga Kasongan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Katingan yang mengadakan hiburan rakyat di Lapangan Sport Center ini.

"Semoga acara seperti ini bisa sering-sering dilaksanakan, sebab kalau ada hiburan rakyat secara tidak langsung juga menghidupkan pelaku pedagang kaki lima," katanya. (ABDUL GOFUR/j)