BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo, menekankan pentingnya ketelitian dalam proses seleksi peserta program Sekolah Rakyat.
Ia menyebut bahwa program ini ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu atau miskin, sehingga proses penerimaannya harus dilakukan secara ketat dan berbasis data yang valid.
“Sekolah Rakyat adalah bentuk intervensi positif untuk menjamin hak pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Karena itu, seleksi pesertanya harus dilakukan secara ketat dengan verifikasi dan validasi langsung ke lapangan,” ujar Sigit, Selasa, 22 Juli 2025.
Ia menambahkan bahwa pendekatan administratif saja tidak cukup. Pemerintah harus memastikan bahwa penerima program benar-benar berasal dari keluarga miskin, bukan sekadar berdasarkan data dokumen, tetapi melalui pengecekan langsung ke lokasi tempat tinggal calon peserta.
Menurut Sigit, ketepatan sasaran sangat penting agar program tersebut tidak disalahgunakan dan dapat berjalan sesuai tujuan awal, yaitu memberikan akses pendidikan yang adil dan merata.
“Jangan sampai anak-anak dari keluarga yang betul-betul membutuhkan justru tidak terakomodasi karena proses seleksi yang kurang akurat. Validasi faktual di lapangan menjadi kunci utama,” tegasnya.
Sigit juga mendorong keterlibatan RT, RW, dan tokoh masyarakat dalam proses pendataan untuk memastikan hasil seleksi mencerminkan kondisi riil di masyarakat. (MARINI/R)









