PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan masyarakat sangat bergantung pada dukungan anggaran yang memadai. 

Ia menilai bahwa tanpa alokasi dana yang cukup dan terarah, program pemberdayaan rawan tidak efektif dan gagal mencapai sasaran.

“Dukungan anggaran yang memadai menjadi kunci utama agar program pemberdayaan dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Nenie, Selasa 22 Juli 2025.

Menurutnya, pemerintah juga perlu melakukan evaluasi rutin terhadap program-program tersebut guna memastikan dampak positif yang dihasilkan, serta melakukan penyesuaian jika ditemukan kendala di lapangan.

“Evaluasi bukan hanya formalitas, tapi harus dijadikan acuan untuk perbaikan. Apakah program sudah tepat sasaran, apakah masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Nenie juga mendorong agar anggaran pemberdayaan tidak hanya fokus pada bantuan langsung, tetapi juga diarahkan untuk pelatihan, pendampingan, serta penguatan kapasitas pelaku usaha kecil, perempuan, dan kelompok rentan lainnya.

Ia berharap sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah terus diperkuat dalam hal perencanaan dan pengawasan agar seluruh program pemberdayaan benar-benar berdampak bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (MARINI/R)