SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – PPK 1.3 Kalimantan Tengah dari Balai pelaksanaan jalan Nasional Kalimantan Tengah, Marhara Tua, mengumumkan rencana pembangunan ulang Jembatan Sei Lenggana yang terletak di ruas Sampit–Simpang Bangkal, Jalan Jenderal Sudirman. Untuk mendukung kelancaran proyek tersebut, jalan dan jembatan darurat telah disiapkan sebagai jalur pengalihan lalu lintas.

“Kami akan melakukan kegiatan penggantian Jembatan Sei Lenggana. Saat ini jalan darurat dan jembatan bailey sudah kami siapkan di sisi jembatan lama,” ujar Marhara Tua, Selasa, 22 Juli 2025.

Pihaknya menjelaskan, lalu lintas di jembatan eksisting akan ditutup total saat proses pembongkaran dan pembangunan dimulai. Penutupan ini masih akan dirapatkan dan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kotawaringin Timur (Kotim).

“Karena tidak ada jalan alternatif di kawasan tersebut, maka kami membangun jalan darurat menggunakan timbunan tanah dan di tengahnya dipasang jembatan bailey,” ujarnya.

Marhara Tua menegaskan, kapasitas jembatan darurat hanya mampu menampung beban maksimal 8 ton. Oleh karena itu, pengguna jalan, khususnya truk bermuatan besar dan penyedia jasa transportasi, diminta menyesuaikan beban kendaraannya.

“Kami akan standby-kan flagman dari proyek, serta akan ada petugas dari Dishub dan kepolisian. Selain itu, rambu-rambu pengalihan juga akan dipasang,” tambahnya.

Adapun masa pelaksanaan proyek penggantian Jembatan Lenggana dimulai sejak Mei 2025 hingga 3 Desember 2025. Namun, pihaknya menargetkan pekerjaan bisa rampung lebih cepat dari jadwal kontrak.

Alasan utama penggantian jembatan ini karena kondisi struktur lama sudah sangat rusak. Marhara menyebut, nilai kondisi Jembatan Lenggana berada dalam kategori rusak berat.

“Nilai kondisi Jembatan Lenggana ini memang sudah rusak, sudah rusak berat. Jadi kalau dilihat itu ada bagian jembatan namanya abutment itu sudah patah, sudah terguling makanya ini kalau dibiarkan terus nanti akan lepas,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)