PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah mengedukasi mahasiswa Universitas Palangka Raya mengenai bahaya keuangan ilegal dan literasi digital dalam kuliah umum bersama Kementerian Keuangan, Selasa, 22 Juli 2025.

Dalam sesi talkshow yang menjadi bagian kuliah umum bertema Peran Pembiayaan APBN dan Literasi Investasi SBN Ritel itu, Asisten Direktur Senior OJK Kalteng, Andrianto Suhada, memaparkan peran penting OJK dalam melindungi masyarakat dari praktik keuangan ilegal.

Andrianto menjelaskan tugas dan fungsi OJK termasuk dalam pengawasan jasa keuangan serta perlindungan konsumen, sekaligus menyampaikan informasi tentang berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal yang marak saat ini.

Lebih lanjut, ia mengulas Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, serta peningkatan risiko keuangan digital di era saat ini.

Andrianto juga menjelaskan keberadaan Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) dan pentingnya kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal serta praktik judi online yang semakin menyasar generasi muda.

Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman literasi keuangan digital yang kuat serta mampu mengenali dan menghindari berbagai bentuk kejahatan keuangan berbasis teknologi. (HERMAWAN DP/j)