BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah melantik dan mengambil sumpah 6 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Rabu, 23 Juli 2025.
Pelantikan yang digelar di Aula Sangga Banua Kantor Bupati Kobar ini merupakan hasil dari proses seleksi terbuka berbasis sistem merit yang telah dilaksanakan sejak 2024.
“Selamat saya ucapkan kepada pejabat yang baru dilantik pada hari ini. Pelantikan ini merupakan bagian dari pelaksanaan sistem merit dalam manajemen ASN, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menekankan pentingnya prinsip kualifikasi, kompetensi, dan kinerja dalam pengisian jabatan,” jelas Bupati.
Dalam pelantikan tersebut, 6 pejabat resmi menduduki jabatan baru. Alfahusain, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kobar, kini diamanahkan sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.
Muhammad Hasan Basrie yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, kini menduduki posisi sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Setda Kobar.
Rona Nirmala, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, kini dipercaya memimpin sebagai Kepala Dinas Pariwisata.
Sementara itu, Eddy Kusnandar dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda Kobar.
Jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini diemban oleh Muhammad Alamsyah yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan SMP.
Dwi Agus Suhartono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana, kini resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Bupati menyampaikan bahwa pelantikan ini telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara dan izin dari Kementerian Dalam Negeri, serta dilaksanakan dengan prinsip bebas intervensi politik dan praktik nepotisme.
“Penempatan pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama hari ini telah melalui mekanisme seleksi terbuka berbasis sistem merit, yakni mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara objektif. Ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan melayani,” jelas Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang menuntut tanggung jawab, baik secara administratif maupun moral.
“Saya berharap saudara-saudari yang dilantik hari ini dapat segera bekerja dengan cepat, tepat, dan tuntas. Jangan menunggu arahan, berikan solusi dan inovasi. Jangan hanya mengikuti arus, tapi pimpinlah dengan perubahan. Bangun peta jalan pembangunan yang sinkron dan pastikan saudara-saudari aktif terlibat serta menjadi bagian dari pembangunan Kabupaten Kobar,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)









