BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar kegiatan sosialisasi dan penyusunan Dokumen Kontinjensi Kesiapsiagaan Bencana Non Alam Tahun 2025, di Aula Kyai Gede, Kantor Bupati Kobar, Rabu, 23 Juli 2025.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kobar Suyanto, Ketua Komisi A DPRD Kobar Muhammad Isro Wahyudin, para camat atau yang mewakili, Kepala Puskesmas se-Kobar, serta sejumlah pejabat teknis lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kobar, Achmad Rois, menekankan pentingnya dokumen kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana non alam, khususnya penyakit menular. Ia menegaskan bahwa pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 menjadi pelajaran berharga.
“Kegiatan ini bukan untuk mengingat kembali kesedihan saat COVID-19, namun bagaimana perjuangan Ibu Bupati berdiri di tengah tim satgas penanganan pandemi di Kobar untuk melindungi masyarakat, itu sangat luar biasa,” kata Achmad Rois.
Ia juga menyampaikan bahwa saat itu Bupati Hj. Nurhidayah sempat jatuh sakit dan harus dirawat, begitu pula dengan sejumlah tenaga kesehatan yang juga terdampak.
“Hal itu menjadi pelajaran bagi kita, bahwa sistem kesehatan yang sudah tertata bisa rusak oleh pandemi yang tiba-tiba muncul. Syukur alhamdulillah Kobar mampu menuntaskan penanganan COVID-19 dengan koordinasi yang baik,” tambahnya.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta dari Dinas Peternakan yang membahas substansi terkait potensi penyakit zoonosis atau penyakit hewan yang bisa menular ke manusia.
Menurut Rois, saat ini Kobar dihadapkan pada berbagai risiko yang berdampak besar pada kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan komitmen bersama dan prinsip-prinsip kesiapsiagaan yang tertuang dalam dokumen kontinjensi.
“Dengan keunikan Kabupaten Kotawaringin Barat ini, kita harus punya energi dan ketangguhan yang prima dalam mengendalikan masalah kesehatan masyarakat. Jika sinergi kita tingkatkan, maka kita akan memiliki ketangguhan yang prima,” tegasnya.
Kegiatan ini akan dilanjutkan pada Kamis, 24 Juli 2025 dengan agenda utama penyusunan dokumen kontinjensi yang menjadi pedoman dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana non alam di masa mendatang. (DANANG/j)
Kesiapsiagaan Bencana Non Alam di Kobar Perlu Koordinasi Baik Antar Instansi
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







