KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menghadiri peresmian Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Mazmur di Desa Tumbang Tihis, Kecamatan Mandau Telawang, Rabu, 23 Juli 2025. 

Acara ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat karena menandai hadirnya sarana ibadah yang baru dan representatif guna mempererat tali persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Peresmian gereja ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diwarnai dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya dan keagamaan. Kegiatan dimulai sejak pukul 09.05 WIB dengan acara penyambutan tamu undangan yang diisi oleh pertunjukan kesenian dan tarian adat Dayak, sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya lokal yang kental dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Tumbang Tihis.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas selesainya pembangunan gereja ini. Ia menyatakan bahwa kehadiran gereja baru ini diharapkan mampu meningkatkan semangat toleransi dan keharmonisan antar umat beragama di wilayah tersebut. 

Selain itu, Dodo juga menyampaikan pesan penting terkait peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dalam mencegah penyebaran narkoba yang selama ini menjadi perhatian utama.

"Saya mengapresiasi atas selesainya pembangunan Gereja Mazmur ini. Semoga kehadirannya dapat memperkuat tali persaudaraan dan mempererat hubungan antarumat beragama di desa ini," ucap Dodo.

"Kami juga ingin mengingatkan agar anak-anak di Tumbang Tihis tetap semangat belajar dan bersekolah. Jangan sampai mereka terjerumus ke dalam pergaulan yang negatif, terutama narkoba," tambahnya. 

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas, Pj. Camat Mandau Telawang, Aiptu Rustan E., dan Aipda Ifandi yang mewakili Kapolsek Kapuas Hulu, serta Danramil Mandau Telawang, Kepala Desa Tumbang Tihis, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan sekitar 150 undangan dari berbagai latar belakang masyarakat setempat. (SABRIANOOR/Y)