PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat persiapan penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II dengan melakukan konsultasi teknis ke Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI).

Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan kesiapan substansi kurikulum, standar mutu penyelenggaraan, serta pemenuhan seluruh aspek akreditasi kelembagaan yang menjadi syarat utama pelaksanaan PKN II di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, LAN RI menekankan pentingnya penguatan pada pembelajaran aktualisasi dan keberadaan mentor bersertifikasi sebagai penjamin kualitas transformasi kepemimpinan di lingkungan birokrasi.

“Kami berdiskusi mendalam terkait teknis penyelenggaraan agar benar-benar sesuai dengan standar nasional, terutama dalam aspek pembelajaran dan hasil aktualisasi,” kata Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani dalam keterangan resminya, Kamis, 24 Juli 2025.

Ia menjelaskan bahwa BPSDM Kalteng ingin memastikan proses PKN II nantinya bukan hanya memenuhi syarat administratif, tapi mampu membentuk kepemimpinan strategis berbasis kinerja.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen reformasi birokrasi daerah, di mana setiap pelatihan harus berdampak nyata terhadap perbaikan layanan publik dan pengambilan keputusan berbasis data. (HERMAWAN DP/H)