BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, M Yamin, mengajak seluruh anak-anak di daerahnya untuk berani bermimpi, mengembangkan kreativitas, dan tumbuh menjadi generasi hebat yang berakhlak mulia. Seruan itu disampaikannya saat membuka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tingkat Kabupaten Barito Timur di Tamiang Layang, Kamis, 24 Juli 2025.
Acara yang berlangsung meriah tersebut diikuti ratusan anak dari jenjang TK hingga SMP. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekretaris Daerah, Bunda Forum Anak, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para kepala perangkat daerah, camat, guru pendamping, serta Forum Anak Daerah.
"Hari ini didedikasikan untuk kalian semua, anak-anak yang merupakan masa depan dunia kita. Setiap anak memiliki sesuatu yang unik dan berharga untuk ditawarkan kepada dunia,” kata Bupati Yamin dengan penuh semangat dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebaikan, semangat ingin tahu, serta kerja keras sebagai fondasi meraih masa depan gemilang.
“Setiap pencapaian besar berawal dari mimpi, dan setiap mimpi dapat menjadi kenyataan dengan kerja keras. Kami bangga dan tak sabar melihat semua yang akan kalian capai,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Barito Timur sebagai Kabupaten Layak Anak. Menurutnya, menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan penuh kasih adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Anak-anak kita adalah harapan bangsa. Maka, lindungi dan sayangi mereka. Mari kita ciptakan ruang tumbuh yang optimal agar mereka dapat berkembang menjadi sosok yang cerdas, ceria, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
Setelah sambutan Bupati, Bunda Forum Anak Kabupaten Barito Timur, Misnawaty M Yamin, turut mendampingi anak-anak mengunjungi berbagai fasilitas publik seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans, perpustakaan keliling, dan mobil patroli kepolisian. Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan layanan publik sejak dini bagi anak-anak.
Sebagai bagian dari kemeriahan HAN ke-41, panitia juga menggelar berbagai lomba seperti mewarnai untuk TK, pengucapan Pancasila, memeras spons estafet, yel-yel, dan tari kreasi. Seluruh kegiatan dirancang untuk menggali potensi, kreativitas, dan keberanian anak-anak dalam mengekspresikan diri secara positif. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









