BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam Rapat Paripurna Ke-11 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024/2025 yang digelar di Ruang Sidang DPRD, Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin menyampaikan bahwa saat ini Pemko tengah melakukan pemutakhiran data terkait kerukunan umat beragama sebagai bagian dari penguatan program di bidang kesejahteraan rakyat (kesra).
Fairid menegaskan bahwa data yang akurat dan terkini sangat penting dalam mendukung perumusan kebijakan yang inklusif, terutama yang berkaitan dengan keharmonisan sosial dan keberagaman di Kota Palangka Raya.
“Pemutakhiran data ini menjadi langkah awal dalam memperkuat program kesra, khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama yang selama ini sudah terjaga dengan baik di kota kita,” ujar Fairid dalam penyampaiannya, Kamis 24 Juli 2025.
Pernyataan ini disampaikan dalam agenda penyampaian penjelasan wali kota terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.
"Dengan data yang akurat dan terkini, pemerintah kota dapat menyusun program bidang Kesra yang sesuai dengan kondisi sosial-keagamaan di masyarakat. Kebijakan yang diambil akan lebih relevan dan responsif terhadap kebutuhan nyata," tambahnya.
Data ini menjadi acuan pemberian bantuan atau fasilitasi kegiatan keagamaan, pembangunan rumah ibadah, pendidikan keagamaan, serta program sosial lainnya, agar tepat sasaran dan merata. (MARINI/R)









