BORNEONEWS, Sampit – Proyek penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Pemuda dan Pramuka, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus berjalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, menyampaikan bahwa saat ini proses pemasangan tiang dan infrastruktur pendukung sedang dilakukan.
“Untuk di PJU Pemuda dan Pramuka ini informasi dari pihak ketiga bahwa ini sudah pengiriman tiang sama bahan lampu dan sebagainya. Jadi sekarang sudah pemasangan yang namanya pondasi, pondasi pihak sampai dengan penggalian-penggalian jalur kabel," katanya, Kamis, 24 Juli 2025.
Ia menjelaskan sistem kabel bawah tanah dipilih demi keamanan dan tampilan estetis. Tak hanya dua jalan ini, Pemkab juga mulai mengganti bohlam mati di sejumlah ruas lain, seperti di Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang. Selanjutnya, Jalan Kapten Mulyono disebut jadi target penerangan berikutnya.
"Itu semua kabel lewat bawah tanah sehingga di sesuai nanti akan tercapai target kami untuk penerangan jalan Pemuda Pramuka ini. Proyek ini diharapkan akan meningkatkan penerangan dan keselamatan di Jalan Pemuda Pramuka," ujarnya.
Dua ruas jalan utama di Kota Sampit tersebut akan menjadi lebih terang dan aman pada malam hari. Pasalnya penerangan jalan tersebut salah satu upaya Pemkab Kotim dalam meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta estetika kota.
Proyek ini akan memasang total 165 titik lampu, masing-masing 81 titik di Jalan Pemuda dan 84 titik di Jalan Pramuka, dengan sistem kabel bawah tanah dan jarak antar lampu sekitar 30 meter. Proses pengerjaan sudah dimulai sejak Mei 2025 dan ditargetkan rampung pada Oktober mendatang.
Berdasarkan papan informasi proyek, program ini berada di bawah kegiatan Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), dengan total anggaran lebih dari Rp5,5 miliar, yakni senilai Rp2,7 miliar untuk Jalan Pemuda dan Rp2,8 miliar untuk Jalan Pramuka. (DEVIANA/j)









