SAMPIT –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Benang layang-layang kembali menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat setelah seorang pengendara motor mengalami luka-luka akibat terkena benang yang melintang di jalan.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan lalu lintas padat, tepatnya di persimpangan Jalan Pemuda, Tambun Bungai, dan Cilik Riwut (yang dikenal sebagai Simpang Camuh), pada Kamis malam, 24 Juli 2025.

"Berhati-hatilah yang melintas di Simpang Camuh. Barusan ada yang kena benangnya, dagu dan jari-jarinya luka," ujar Agus, warga yang menginformasikan kejadian sekaligus menunjukkan luka yang dialami korban.

Informasi ini menjadi alarm kewaspadaan bagi warga Kuala Kapuas, terutama saat melintasi jalan di malam hari, di mana benang layang-layang bisa saja melintang tanpa terlihat jelas.

"Ini bukan masalah main layang-layangnya, tapi benangnya yang berserakan di mana-mana," respons Izul, yang mengaku pernah menjadi korban benang layang-layang.

Izul dan warga lainnya berharap agar para pembuat layang-layang beralih ke tempat yang aman. Selain itu, ketua RT setempat dan orang tua diharapkan dapat mengarahkan anak-anak mereka agar tidak bermain layang-layang di tempat berbahaya bagi orang lain. (SABRIANOOR/Y)