PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memastikan penerapan aspek Keselamatan & Kesehatan Kerja, Keamanan, dan Lingkungan (K3LK) di lingkungan pembangunan tetap berjalan optimal, Manager K3LK Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melaksanakan inspeksi lapangan untuk pembangunan perluasan gardu induk 150 kV dan jaringan SUTT. Inspeksi ini dilakukan di lokasi pembangunan yang dikelola oleh Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP KLB 3) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah yang dilakukan pada 17 Juli 2025 lalu.

Inspeksi difokuskan pada pemenuhan standar K3, seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), keberadaan rambu-rambu keselamatan, kelengkapan dokumen HIRADC, hingga pengelolaan lingkungan seperti penanganan limbah dan kesiapsiagaan darurat. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap aktivitas konstruksi untuk memastikan seluruh pihak menjalankan pekerjaan sesuai prosedur dan tetap mengutamakan keselamatan serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar.

“Inspeksi ini merupakan bagian penting dari pengawasan dan pembinaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerjaan yang dilaksanakan mitra kerja sudah sesuai dengan prinsip K3LK, baik dari sisi teknis, administratif, maupun kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Aprilia Rahmawati, Manager K3LK UIP Kalbagbar.

Sementara itu, Manager UPP KLB 3, Muhamad Indra Firdaus, menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap evaluasi dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan pembangunan. “Kami menyambut baik inspeksi ini sebagai bentuk kontrol mutu yang konstruktif. Catatan dan rekomendasi yang diberikan akan segera kami tindak lanjuti bersama tim lapangan dan mitra kerja,” ucap Indra.

General Manager UIP Kalbagbar, Johar Wijaya, menyampaikan bahwa aspek keselamatan dan lingkungan merupakan indikator utama dalam keberhasilan sebuah pembangunan. “Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari output fisik, tapi juga dari seberapa disiplin kita menjaga keselamatan pekerja dan kelestarian lingkungan. Ini menjadi bagian dari nilai utama PLN dalam menjalankan setiap pembangunan infrastruktur,” ungkap Johar.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran tim, baik internal maupun mitra kerja, semakin meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya budaya kerja selamat dan peduli lingkungan. UIP KLB berkomitmen untuk menjadikan K3LK sebagai pondasi utama dalam setiap pelaksanaan pembangunan ketenagalistrikan di Kalimantan. (ANSHARI/J)