SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan insiden kebakaran rumah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah terjadi sebanyak 9 kali.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Ati Maraahini. Ia mengatakan insiden kebarakan ini terjadi diantaranya karena konsleting listrik.

"Dari hasil laporan dan data yang kami terima sudah 9 kali kejadian kebakaran, diantaranya kebakaran ini terjadi karena konsleting listrik sehingga memicu kebakaran," kata Ari Maraahini, Jumat, 25 Juli 2025.

Kebakaran ini terjadi di beberapa wilayah antara lain, di Kecamatan Menyata Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Kecamatan MB Ketapang dan Kecamatan Baamang.

"Dari semua kejadian ini tidak ada korban jiwa, para korban hanya mengalami kerugian meteril akibat kebakaran tersebut," ungkap Ati.

Dengan adanya beberapa insiden bekaran ini Kepala Dinas Disdamkarmat Kotim meminta kepada masyarakat untuk melakukan peremajaan listrik di rumah masing-masing, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, memperhatikan kembali listrik di rumah dan apabila hendak meninggalkan rumah pastikan dalam keadaan aman tidak ada kompor yang menyala yang bisa memicu kebakaran," harapnya. (BUDDI RAHMAT H/j)