BORNEONEWS, Palangka Raya — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palangka Raya terus melaju dalam upaya transformasi layanan kesehatan melalui berbagai inovasi digital dan sistem pelayanan terintegrasi.
Direktur RSUD, dr. Abram Sidi Winasis, menegaskan bahwa inovasi menjadi kunci untuk menjawab tantangan dunia medis modern. “Pelayanan kesehatan tak bisa lagi bergantung pada cara lama. Kami mendorong digitalisasi dan efisiensi untuk memberikan layanan yang cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap dr. Abram, Jumat 25 Juli 2025.
Salah satu langkah terdepan yang diambil RSUD adalah penerapan fitur Know Your Customer (KYC) pada aplikasi SATUSEHAT Mobile. Melalui sistem ini, pasien bisa mengakses rekam medis elektronik yang terverifikasi dan aman, tanpa harus antre di fasilitas layanan.
Tak hanya itu, inovasi layanan SIPOETRA Mobile atau Sistem Pengantaran Obat Tanpa Antre juga menjadi solusi nyata bagi pasien rawat jalan. Obat kini dapat dikirim langsung ke rumah pasien tanpa perlu datang ke apotek rumah sakit.
Di sisi edukasi, RSUD mengembangkan SI AKSI (Sistem Informasi Edukasi dan Promosi Kesehatan), yang memungkinkan pasien mengakses materi kesehatan melalui QR Code yang tersedia di ruang-ruang layanan. Langkah ini bertujuan membangun kesadaran hidup sehat berbasis informasi.
Untuk memperkuat transparansi dan integritas, rumah sakit juga menerapkan sistem Whistle Blowing System (WBS) sebagai bagian dari Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). “Kami ingin memastikan tata kelola internal yang bersih dan profesional,” tegas Abram.
Menariknya, RSUD kini juga menjajaki pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui sistem Airdoc, yang mampu mendeteksi potensi penyakit dari analisis citra mata. Teknologi ini diperkenalkan dalam Palangka Raya Fair 2025 dan sedang dalam tahap uji coba terbatas.
dr. Abram menyebut, inovasi ini bukan sekadar untuk mengikuti perkembangan zaman, tapi sebagai bentuk tanggung jawab rumah sakit terhadap kepercayaan masyarakat.
“RSUD bukan hanya tempat berobat, tapi pusat inovasi dan edukasi kesehatan. Kami akan terus berbenah, menjawab kebutuhan masyarakat dengan solusi yang relevan dan berkelanjutan,” tutupnya. (MARINI/j)









