SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) melalui dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) mulai melakukan pemeliharaan Jalan Pemuda di Kota Sampit, sebagai bentuk respons terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang bergelombang.

Pengawas Lapangan, Alfian, menyebutkan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan metode pemadatan dan pengerasan menggunakan agregat CTB (Cement Treated Base).

“Ini dalam rangka pemeliharaan jalan menanggapi keluhan masyarakat. Kami berusaha mengoptimalkan apa yang menjadi aspirasi warga. Untuk saat ini, kami lakukan pengerasan di titik-titik yang bergelombang,” ujar Alfian, Jumat, 25 Juli 2025.

Proses pemeliharaan dilakukan secara berkala. Untuk tahap awal, pemeliharaan dilakukan dengan menimbun agregat di dua titik bergelombang yang cukup parah, yakni sepanjang 250 meter dan 150 meter di Jalan Pemuda.

“Penimbunan dilakukan di spot-spot aspal yang bergelombang. Jika pemadatan berjalan baik dalam waktu biasanya 10 hari dan kondisi sudah padat maka akan kami lanjutkan dengan pengaspalan,” ujarnya. 

Sebelumnya, Jalan Pemuda memang menjadi salah satu ruas jalan kota yang dikeluhkan warga, terutama yang berada di antara lampu lalu lintas hingga SDN 2 Sawahan. Kondisinya yang bergelombang menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan potensi kecelakaan bagi pengendara. (DEWI PATMALASARI/j)