BORNEONEWS, Palangka Raya – Hingga tanggal 26 Juli 2025, sebanyak 36 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah terjadi di Kota Palangka Raya. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi.
Sebagian besar kejadian karhutla terkonsentrasi di tiga kecamatan. Kecamatan Jekan Raya mencatat jumlah kejadian terbanyak dengan 20 kasus, diikuti Kecamatan Sebangau dengan 13 kasus, dan Kecamatan Bukit Batu dengan 3 kasus.
"Total luas lahan yang terbakar akibat 36 kejadian karhutla tersebut mencapai 12,14 hektar," ungkap Budi.
Meskipun angka ini terbilang cukup besar, BPBD Palangka Raya mengklaim bahwa kebakaran tersebut berhasil dipadamkan dengan cepat berkat respon cepat tim pemadam kebakaran dan dukungan dari berbagai pihak.
Namun demikian, upaya pencegahan tetap menjadi prioritas utama untuk meminimalisir dampak buruk karhutla.
BPBD Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman karhutla. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.
Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat terus ditingkatkan untuk memastikan respon yang cepat dan efektif.
Meski berhasil dipadamkan, dampak dari karhutla tetap perlu diperhatikan. Asap yang dihasilkan dapat mencemari udara dan membahayakan kesehatan masyarakat. Kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi juga perlu menjadi perhatian serius.
Oleh karena itu, upaya rehabilitasi lahan pasca kebakaran juga menjadi bagian penting dari penanganan karhutla.
BPBD Palangka Raya mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla. Kesadaran dan kepedulian bersama sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana yang dapat merugikan banyak pihak.
"Laporan dan informasi terkait potensi karhutla diharapkan dapat segera disampaikan kepada pihak berwenang untuk tindakan cepat dan tepat" pungkasnya. (PATHUR/y)









