BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, menyerukan pentingnya perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan pelecehan.
Ia menekankan bahwa, upaya perlindungan anak harus menjadi prioritas bersama dan melibatkan semua elemen, baik pemerintah, keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung. Kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak tidak boleh dibiarkan, apalagi dianggap sepele,” ujar Debora, Sabtu, 26 Juli 2025.
Ia menambahkan, selain penegakan hukum terhadap pelaku, pencegahan kekerasan terhadap anak harus dimulai dari edukasi dini dan penguatan peran keluarga dalam pengasuhan yang positif.
“Penting bagi orang tua dan guru untuk mengenali tanda-tanda anak yang mengalami kekerasan atau pelecehan. Komunikasi yang terbuka dengan anak sangat dibutuhkan,” lanjutnya.
Debora juga mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait untuk memperkuat program perlindungan anak, termasuk penyediaan layanan pengaduan, pendampingan psikologis, dan ruang aman bagi anak-anak korban.
“Komisi III DPRD akan terus mendukung regulasi dan program yang berpihak pada perlindungan anak. Kita semua punya tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan anak-anak tumbuh tanpa trauma dan kekerasan,” tegasnya.
Dengan langkah preventif dan responsif yang terpadu, Debora berharap Kota Palangka Raya dapat menjadi wilayah yang ramah anak dan bebas dari tindak kekerasan serta pelecehan terhadap anak. (MARINI/H)









