BORNEONEWS, Sampit – Usaha pembiayaan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dipercaya akan terus bertumbuh. Hal tersebut nampak dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah tidak berdampak pada usaha tersebut, bahkan di wilayah desa pertumbuhannya sangat pesat.
"Efisiensi yang dilakukan pemerintah sepertinya kalau di daerah-daerah seperti Sampit terutama di pedalaman tidak ada impact. Justru bertumbuh tertama di wilayah Desa. Karena mereka butuh mobilitas dengan adanya pembiayaan ini harapannya kita lebih melekat dengan masyarakat dan ikut serta dalam mengembangkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," kata Pimpinan Area Departemen Head FIFGROUP Kalselteng Sujatmiko, saat menghadiri kegiatan Hajatan Cabang di Kota Sampit, Sabtu, 26 Juli 2025.
Menurut Sujatmiko, wilayah Kalimantan memiliki tantangan tersendiri karena banyaknya konsumen yang berada di daerah pedalaman. Namun, hal itu tidak menyurutkan langkah pihaknya untuk terus memperluas jangkauan layanan.
Di wilayah Sampit sendiri, terdapat tiga pos pelayanan aktif, yaitu di Parenggean, Sebabi, dan Pembuang Hulu, serta satu pos pembantu di Kuala Pembuang.
“Wilayah seperti Telaga Antang, Antang Kalang hingga Tualan Hulu sangat potensial. Pertumbuhan di sana cukup baik. Dengan adanya layanan pembiayaan dari FIFGROUP, kami berharap bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya, terutama dalam hal transportasi dan peralatan rumah tangga,” ujar Sujatmiko.
Ia menambahkan, pihaknya memiliki lebih dari 151.000 konsumen aktif di wilayah Kalselteng dan 23.000 di antaranya berasal dari Sampit. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan pembiayaan.
“Masyarakat perlu tahu bahwa kami bukan hanya soal pembiayaan motor baru, tetapi juga menyediakan pembiayaan multiguna melalui DANASTRA, pembiayaan barang elektronik dan furnitur melalui SPEKTRA, serta pembiayaan syariah haji dan umrah melalui AMITRA,” jelasnya.
Sementara itu, Owan Opentu, Branch Manager FIFGROUP Cabang Sampit, mengungkapkan bahwa tren pertumbuhan aset kantor kabang yang ia pimpin menunjukkan sinyal positif.
“Dari awal tahun aset kami berada di angka Rp173 miliar, dan kini sudah menyentuh Rp235 miliar. Ini menandakan respon masyarakat Sampit sangat baik terhadap layanan kami,” kata Owan.
Ia menegaskan, wilayah layanan Cabang Sampit sangat luas, mencakup hingga Kabupaten Seruyan. Pos pelayanan di Kuala Pembuang menjadi garda terdepan dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami siap melayani kebutuhan masyarakat, mulai dari pembelian motor baru, dana tunai, hingga kelengkapan rumah tangga. Harapannya, keberadaan kami di Sampit bisa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah Owan.
Adapun, Hajatan Cabang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan digelar di 30 kota sepanjang tahun 2025, dimana wilayah Kalselteng digelar di Sampit dan Banjarmasin.
Acara hajatan cabang menjadi salah satu cara pihaknya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Kegiatan ini dirangkai dengan promo-promo menarik, customer gathering, hiburan, hingga Fun Run sebagai wujud promosi kesehatan finansial sekaligus jasmani dan rohani.
Hajatan Cabang Sampit juga dirangkai dengan kegiatan sosial melalui program FIFGROUP Peduli Anak Yatim. Anak-anak binaan dari Rumah Yatim Al-Yamin Lil Yatama turut diundang untuk merasakan kebahagiaan dalam rangkaian acara, termasuk penyerahan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Aninda Qolbu.
“Selain menawarkan beragam solusi finansial bagi masyarakat Sampit, kami juga menyalurkan bantuan dana sosial kepada anak-anak Panti Asuhan Aninda Qolbu. Semoga program ini dapat memberikan dampak positif bagi mereka,” tutur Owan.
Lanjutnya, Fun Run Hajatan Cabang Sampit akan berlanjut pada hari kedua, Minggu, 27 Juli 2025, yang rencananya akan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelanggan dan masyarakat umum. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momen kebersamaan yang penuh semangat, sekaligus mempererat hubungan antara FIFGROUP dan warga Sampit. (DEWI PATMALASARI/j)









