BORNEONEWS, Kasongan - Taman Bundaran Kantor Bupati Katingan tampak seperti kolam renang. Pasalnya taman bundaran itu digenangi banyak air hingga kedalaman rata-rata mencapai hampir setengah meter.
Genangan air di Bundaran Taman Kantor Bupati Katingan ini dampak hujan lebat yang mengguyur Kota Kasongan dan sekitarnya pada Kamis (27/10) malam hingga Jumat (28/10) pagi.
"Taman bundaran kantor bupati itu layaknya kolam renang aja, sebab di beberapa sudut ada trotoar pembatas, sementara lapangan yang ada kebanjiran, persis seperti kolam renang," kata Rudi, warga Kasongan yang melintas di Taman Bundaran Bupati Katingan, Jumat (28/10/2016).
Menurut Rudi banjir yang menggenangi bundaran taman kantor bupati itu terjadi karena drainase yang tidak jalan. Sebenarnya di sisi trotoar yang ada sudah dilengkapi selokan (drainase) cor beton.
"Mungkin saluran selokannya tersumbat atau ada hal lain, tapi yang jelas air yang ada di bundaran taman itu tenang tidak mengalir sama sekali," katanya.
Rudi mengaku bundaran taman kantor bupati ini setiap sore selalu ramai dikunjungi warga Kasongan dan sekitarnya, terutama muda-mudi.
"Selain sebagai sarana olahraga misalnya jogging, bundaran taman kantor bupati itu selama ini juga dijadikan sebagai tempat nyantai, terutama kalangan anak muda," imbuhnya.
Rizki, warga Kasongan lainnya, menyayangkan genangan air yang terjadi di Budaran Taman Kantor Bupati Katingan tersebut. "Kalau sudah musim hujan memang setahu saya selama ini bundaran kantor bupati itu memang sering tergenang banjir, kalau tergenangnya sebentar sih sebenarnya wajar. Tapi kalau sudah tergenang bisa berlangsung berhati-hari, dan selama ini tidak ada upaya pemerintah memperbaiki saluran air di bundaran itu," katanya.
Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Katingan Yansen yang dimintai tanggapan seputar keterangannya terkait genangan air di Bundaran Kantor Bupati Katingan mengatakan jika genangan itu lantaran sebelumnya ada hujan lebat.
"Itu karena tadi malan hujan deras," sebut Yansen singkat. (ABDUL GOFUR/m)








