BORNEONEWS, Palangka Raya — Anggota DPRD Palangka Raya, Arif M Norkim, mengajak generasi muda untuk turut serta dalam menjaga kerukunan dan mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, peran pemuda sangat vital dalam menciptakan suasana damai, khususnya di era digital yang rentan terhadap penyebaran hoaks dan provokasi.
"Anak muda harus menjadi agen perdamaian, bukan penyebar kebencian. Mereka memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas sosial, terutama melalui media sosial yang bisa memicu atau meredam konflik," ujar Arif, Minggu, 27 Juli 2025.
Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter, dialog antar komunitas, dan kegiatan positif yang melibatkan pemuda dalam pembangunan sosial.
Menurutnya, keterlibatan anak muda dalam kegiatan kemasyarakatan bisa memperkuat solidaritas dan mencegah gesekan antarkelompok.
Arif juga mengingatkan bahwa konflik sosial kerap berakar dari kesalahpahaman, ketidakadilan, serta minimnya komunikasi yang sehat antarwarga.
Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah dan organisasi kepemudaan untuk lebih aktif membangun ruang dialog dan toleransi.
"Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga kedamaian kota ini. Anak muda adalah kunci masa depan Palangka Raya yang harmonis, inklusif, dan bebas dari konflik," tegasnya.
Sebagai anggota DPRD, Arif menyatakan dukungannya terhadap program-program pemberdayaan pemuda yang bersifat edukatif, kreatif, dan membangun semangat persatuan di tengah keberagaman. (MARINI/j)









