BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Lapangan Bukit Ngalangkang di Jalan Jenderal Suprapto, Kuala Kapuas pada sore hari berubah menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dan remaja untuk bermain layang-layang. Aktivitas tradisional ini tampak meriah, namun di balik kesenangan tersebut tersimpan potensi bahaya yang mengkhawatirkan.
Anak-anak dan remaja terlihat larut dalam permainan adu ketangkasan dengan layang-layang, namun banyak layang-layang yang putus terjatuh ke jalan raya. Kejadian ini menyebabkan anak-anak lainnya berlarian ke kawasan padat lalu lintas, meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kalau cari tempat lapang mesti ke tempat yang jauh," ucap Heri, salah seorang pemain layang-layang, Senin, 28 Juli 2025.
Alasan remaja ini menandakan kurangnya ruang terbuka hijau yang aman di lingkungan sekitar. Hal ini menjadi alasan mengapa mereka tetap memilih lapangan yang berdekatan meski rawan akan bahaya.
Aksi saling berebut layang-layang yang jatuh di tengah padatnya lalu lintas harus menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang. Diperlukan langkah-langkah segera untuk menciptakan area bermain yang lebih aman, agar anak-anak dan remaja dapat menikmati permainan layang-layang tanpa mengorbankan keselamatan.
Pihak pengelola diharapkan dapat merespons kondisi ini dengan lebih baik untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus melestarikan tradisi bermain layang-layang. (SABRIANOOR/j)









