BORNEONEWS, Kasongan – Sejak beberapa hari terakhir, Kota Kasongan, Kabupaten Katingan, dilanda gelombang cuaca panas.
Kondisi ini terjadi seiring dengan semakin masuknya wilayah Kalimantan Tengah ke musim kemarau.
Suhu udara di siang hari kerap menunjukkan angka 35 derajat celsius. Namun, yang dirasakan warga jauh lebih panas, bahkan diperkirakan atau serasa mencapai 40 derajat celsius karena kelembapan udara yang tinggi.
Hal ini membuat aktivitas sehari-hari di luar ruangan menjadi sangat tidak nyaman.
Sejumlah warga setempat mengeluhkan kondisi cuaca panas yang menyengat ini. "Panas sekali Mas, mau keluar rumah saja rasanya malas. Anginnya juga panas," ujar Aisyah, seorang ibu rumah tangga di Kasongan, Senin, 28 Juli 2025.
Senada dengan Siti, Hadi, seorang pedagang pentol keliling, mengaku penghasilannya sedikit menurun lantaran banyak warga yang enggan keluar rumah.
"Biasanya ramai, tapi ini sepi. Mungkin karena cuaca panas jadi pada di rumah saja," katanya.
Cuaca panas ini diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan mengingat musim kemarau masih akan berlangsung.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan, Markus mengaku jika memasuki akhir bulan Juli 2025 ini cuaca di daerahnya cukup panas, seiring dengan jarangnya curah hujan.
Namun Markus mengatakan bahwa tahun ini berdasarkan prakiraan pihak BMKG, bahwa disela cuaca panas juga diselingi dengan hujan.
Markus mengimbau agar warga menjaga kesehatan, memperbanyak minum air putih, dan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat puncak terik matahari guna menghindari dehidrasi. (ABDUL GOFUR)









