PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa meskipun jumlah hotspot mengalami peningkatan pada puncak musim kemarau Juli 2025, Karhutla di wilayah Kalteng masih dalam kondisi terkendali.

Gubernur mengungkapkan berdasarkan data SIPONGI, tercatat 1.326 hotspot di Kalteng atau 2,09 persen dari total nasional. Namun semua titik tersebut telah mendapat penanganan melalui patroli dan pemadaman dini oleh Pos Lapangan.

“Pola penanganan difokuskan pada pemadaman dalam satu hari terhadap setiap kejadian kebakaran,” jelas Gubernur Agustiar, Senin, 28 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa hasil analisis citra menunjukkan luas kebakaran hutan dan lahan di Kalteng sebesar 146,21 hektare atau 1,70 persen dari total nasional. Luas tersebut dapat ditangani secara cepat dan terpadu oleh petugas di lapangan.

Kesiapsiagaan ini didukung oleh 697 personel dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan relawan Masyarakat Peduli Api yang bertugas di 77 Pos Lapangan dan 17 Pos Komando.

Gubernur menegaskan pengendalian Karhutla tetap berjalan maksimal meski tanpa penetapan status siaga darurat. (HERMAWAN DP/R)