PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengusulkan dukungan Dana Siap Pakai (DSP) serta bantuan peralatan kepada pemerintah pusat guna memperkuat upaya pengendalian Karhutla di lapangan.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan permohonan tersebut dalam Rapat Monitoring Penanganan Karhutla yang dipimpin Menteri LHK Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto.

“Dukungan ini sangat penting untuk menunjang operasi pemadaman darat oleh Korem 102/Panju Panjung, Polda Kalteng, dan TNI AU Iskandar Pangkalan Bun,” kata Gubernur Agustiar di Palangka Raya, Senin, 28 Juli 2025.

Dalam usulannya, Pemprov meminta agar DSP dapat segera dicairkan dan tidak bersifat reimburse. Selain itu, Kalteng juga mengajukan 87 set alat pemadam kebakaran portable, flexible tank, dan kendaraan roda tiga.

Peralatan tersebut akan didistribusikan ke kecamatan yang tergolong berisiko tinggi terhadap Karhutla. Hal ini dilakukan agar penanganan bisa berlangsung cepat dan tepat sasaran.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi terpadu yang didukung regulasi daerah melalui Perda Nomor 1 Tahun 2020 dan Pergub Nomor 4 Tahun 2021. (HERMAWAN DP/R)