KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Nashrul, pria asal Jorong, Kalsel yang bertinggal di Kuala Kapuas menarik perhatian pengunjung pasar malam di Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas pada Senin malam, 28 Juli 2025, dengan menawarkan jasa penukaran uang rusak. 

Dengan bermodalkan motor metik, ia memajang tulisan besar "Bahurup duit rabit dan duit buruk", menarik minat orang-orang yang memiliki uang sobek atau rusak untuk menukarkannya.

Nashrul menjelaskan bahwa ia akan membeli uang rusak dengan harga yang disesuaikan kondisinya dan disepakati penukar uang.

"Jika ada uang 100 ribu yang rusak, mungkin bisa ditukar dengan 70 ribu uang yang bagus, tergantung kesepakatan dan kondisi uangnya," ujarnya kepada Borneonews.

Usaha penukaran uang ini sudah dijalankan Nashrul sejak 2018 sebagai usaha sampingan selain profesinya sebagai kurir pengiriman barang. 

"Uang itu nantinya saya perbaiki dan setelah baik dan terkumpul akan kita tukarkan ke bank dengan uang bagus, tapi nilainya tetap sama," jelasnya.

Nashrul berharap selisih dari penukaran ini dapat menambah penghasilannya. Namun, ia juga menambahkan bahwa penukaran sangat tergantung pada situasi, khususnya seberapa banyak orang yang memiliki uang rusak dan bersedia menukarkannya. (SABRIANOOR/R)