PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M Norkim menyoroti persoalan sosial yang timbul akibat pertumbuhan penduduk yang tidak diiringi dengan penyediaan lapangan kerja dan peningkatan keterampilan masyarakat.

Ia menyatakan bahwa kondisi ini dapat memperburuk tingkat kemiskinan di daerah. “Kepadatan penduduk yang tidak diimbangi dengan lapangan kerja dan keterampilan yang memadai dapat menyebabkan kemiskinan,” ujar Arif, Senin, 28 Juli 2025.

Menurutnya, tingginya jumlah penduduk di suatu wilayah membutuhkan kebijakan yang tepat dalam hal penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tanpa strategi yang jelas, menurutnya  masyarakat akan kesulitan bersaing dalam dunia kerja dan akhirnya terjebak dalam lingkaran kemiskinan.

Arif juga menekankan pentingnya pelatihan dan pengembangan keterampilan, khususnya bagi generasi muda dan masyarakat usia produktif, agar mereka dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

“Pemerintah perlu hadir dengan program-program yang menyentuh langsung akar persoalan. Bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tapi juga menyiapkan masyarakat agar siap mengisi lapangan itu dengan kompetensi yang sesuai,” tambahnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta dan lembaga pendidikan untuk bersama-sama membangun ekosistem pembangunan yang inklusif dan memberdayakan. (MARINI/R)