BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan menyoroti capaian realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang dinilainya masih berada di bawah target.
Hal ini menurutnya harus menjadi perhatian serius pemerintah kota agar tidak mengganggu jalannya program pembangunan yang telah direncanakan.
“Realisasi APBD 2025 masih di bawah target yang diharapkan. Ini menunjukkan adanya kendala dalam pelaksanaan program, baik dari sisi teknis maupun manajerial,” ujar Hatir, Senin, 28 Juli 2025.
Ia menilai bahwa rendahnya serapan anggaran bisa berdampak pada lambatnya pembangunan infrastruktur, layanan publik, serta pencapaian target-target strategis daerah.
Oleh karena itu Hatir mendorong perangkat daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan dan percepatan proses administrasi yang sering menjadi penghambat.
“Perlu langkah percepatan dan koordinasi lintas perangkat daerah agar anggaran yang sudah disahkan benar-benar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Hatir juga menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan anggaran, guna memastikan bahwa dana publik digunakan secara efisien dan tepat sasaran.
DPRD Kota Palangka Raya terus menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan APBD berjalan sesuai dengan ketentuan, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. (MARINI/R)









